
Tarakanita Tangerang
Selamat datang di website Riset Tarakanita
website yang memberikan informasi seputar pohon - pohon yang ada di Tarakanita Tangerang

Jeruk Nipis

(CITRUS AURANTIFOLIA)
Nama lokal: Jeruk Nipis
Nama ilmiah: CITRUS AURANTIFOLIA
NAMA LOKAL
Tanaman Citrus Aurantifolia (Cristm.) Swingle dikenal di pulau Sumatra dengan nama Kelangsa (Aceh), di pulau Jawa dikenal dengan nama jeruk nipis (Sunda) dan jeruk pecel (Jawa), di pulau Kalimantan dikenal dengan nama lemau nepi, di pulau Sulawesi dengan nama lemo ape, lemo kapasa (Bugis) dan lemo kadasa (Makasar), di Maluku dengan naman puhat em nepi (Buru), ahusi hisni, aupfisis (Seram), inta, lemonepis, ausinepsis, usinepese (Ambon) dan Wanabeudu (Halmahera) sedangkan di Nusa tenggara disebut jeruk alit, kapulungan, lemo (Bali), dangaceta (Bima), mudutelong (Flores), mudakenelo (Solor) dan delomakii (Rote)
NAMA ILMIAH
Nama ilmiah tanaman jeruk nipis yaitu Citrus Aurantifolia
PENEMU
Jeruk nipis merupakan tanaman yang berasal dari Indonesia. Menurut sejarah, sentra utama asal jeruk nipis adalah Asia Tenggara. Akan tetapi, beberapa sumber menyatakan bahwa tanaman jeruk nipis berasal dari Birma Utara, Cina Selatan, dan India setelah utara, tepatnya Himalaya dan Malaysia. Jalur pengenalannya ke seluruh dunia dimulai Timur Tengah ke Afrika Utara, lalu ke Sisilia dan Andalusia dan kemudian, melalui penjelajah Spanyol, dibawa ke Hindia Barat, termasuk Florida Keys. Henry Perrine dianggap sebagai orang pertama yang memperkenalkan jeruk nipis ke Florida. Dari Karibia, budi daya jeruk nipis menyebar ke Amerika Utara tropis dan subtropis, termasuk Meksiko, Florida, dan kemudian California.Tanaman jeruk nipis masuk ke Indonesia karena dibawa oleh orang Belanda (Aldi, 2016).
Nama Anggota:
-
Christoper Atmaja Dau Edo (6)
-
Ellenini Tetuke (7)
-
Flora Angelina Wijaya Isdiyono (9)
-
Kayleaca Taniawan (15)
Klasifikasi
-
Kingdom : Plantae
-
Divisio : Spermatophyta
-
Subdivisio : Angiospermae
-
Kelas : Dicotyledonae
-
Bangsa : Rutales
-
Famili : Rutaceae
-
Genus : Citrus
-
Species : Citrus aurantifolia (Cristm.) Swingle
Jumlah Populasi
JUMLAH POPULASI
Jumlah populasi tanaman jeruk nipis per hektar umumnya mencapai 500 pohon. Namun, dengan menggunakan metode SITARA, jumlah populasi bisa ditingkatkan hingga 3-4 kali lipat, yaitu 1200-1600 tanaman per hektar.
Habitat
Pohon jeruk nipis dapat tumbuh di dataran rendah hingga ketinggian 1000 meter dari permukaan laut, terutama di daerah dengan iklim yang lembab dan mendapatkan sinar matahari langsung. Jeruk nipis juga tumbuh baik di tanah alkali dan membutuhkan pengairan yang baik.
Ciri morfologi
CIRI MORFOLOGI
Akar (Radix)
Akar tunggang, dimana akar lembaga tumbuh terus menjadi akar pokok yang bercabang – cabang menjadi akar-akar yang kecilAkarnya memiliki cabang dan serabut akar.
Ujung akar tanaman jeruk terdiri dari sel-sel muda yang senantiasa membelah dan merupakan titik tumbuh akar jeruk.
Ujung akar terlindung oleh tudung akar yang bagian luarnya berlendir sehingga ujung akar mudah menembus tanah (Liana 2017).
Batang (Caulis)
Batang tergolong dalam batang berkayu (lignosus), yaitu batang yang biasanya keras dan kuat, karena sebagian besar tergolong kayu.
Batangnya berbentuk bulat (teres), berduri (spina) pendek, kaku dan juga tajam.
Arah tumbuh batangnya mengangguk (nutans), batangnya tumbuh tegak lurus ke atas tetapi ujungnya membengkok kembali ke bawah (Boekoesoe dan Jusuf 2015).
Daun (Foluim)
Daunnya berwarna hijau dan jika sudah tua warna kulitnya menjadi kuning.
Helain daun berbentuk jorong, pangkal bulat, ujung tumpul, tepi beringgit.
Permukaan atas berwarna hijau tua mengkilap, permukaan daun bagian bawah berwarna hijau muda, daging daun seperti kertas.
Panjang 2,5 – 9 cm, lebar 2,5 cm.
Tulang daunnya menyirip dengan tangkai bersayap, hijau dan lebar 5 – 25 mm (Boekoesoe dan Jusuf 2015).
Buah (Fructus)
Berbentuk bola berwarna kuning setelah tua atau masak.
Berwarna hijau ketika masih muda dengan diameter 3,5-5 cm.
Kulit buah pada jeruk nipis mengandung semacam minyak atsiri yang pahit rasanya. Minyak atsiri adalah sejenis minyak yang mudah sekali menguap pada suhu kamar tanpa mengalami penguraian terlebih dahulu, dan baunya sesuai dengan bau tanaman penghasilnya. Minyak tersebut mudah sekali bersenyawa dengan alkohol, eter dan minyak lemak, tetapi sulit larut dalam air (Liana 2017).
Bunga (Flos)
Bunga muncul dari ketiak-ketiak daun atau pucuk-pucuk ranting yang masih muda.
Setelah pucuk daun tumbuh, beberapa hari kemudian akan disusul putik-putik bunga.
Bunga jeruk nipis berwarna agak kemerahan hingga keunguan.
Bunga jeruk biasanya berbau harum karena banyak mengandung nektar (madu) (Liana 2017).
​​
​
Manfaat
-
Obat penurun panas
-
Obat batuk
-
Obat pegal linu
-
Obat disentri
-
Sembelit
-
Ambeien
-
Haid tidak teratur
-
Difteri
-
Kepala pusing/vertigo
-
Mencegah rambut rontok, ketombe
-
Amandel
-
Mimisan
​

Kontak Kami
Yayasan Tarakanita
Jl. Pelepah Indah Raya Jl. Boulevard Raya Gading Serpong No.1, Klp. Dua, Kec. Klp. Dua, Tangerang, Banten 18510
P: (021) 3908836